Terlalu! Korban Belum Ketemu, Tim SAR Kok Malah Ditarik Ikut Lomba

baliberkarya
Baliberkarya.com-Jembrana. Pihak keluarga I Kadek Suartama (24) alias Dek Ama, asal Desa Tegal Badeng Timur, Negara yang tenggelam tiga hari lalu di pantai Desa Yehkuning, Jembrana saat hendak menyelamatkan dua bocah SD yang terseret arus nampak kecewa berat.
 
Bagaimana tidak, korban belum berhasil ditemukan hingga malam ini atau hingga hari ketiga pencarian, ditambah mereka sangat kecewa dengan pelayanan Tim SAR yang melakukan pencarian korban.
 
Pasalnya, pencarian oleh Tim SAR hari ini justru dilakukan tidak maksimal seperti dua hari sebelumnya. Di hari ketiga ini, anggota SAR yang dilibatkan hanya empat orang. Sedangkan, dua hari sebelumnya pencarian melibatkan 12 anggota Tim SAR.
 
"Pencarian hari ketiga ini hanya dilakukan berjalan kaki di bibir pantai dengan radius kurang dari lima kilo meter. Tidak dilakukan pencarian di tengah laut,”" ujar Putu Sugiantara, salah seorang keluarga korban, Jumat (19/8/2016).
 
Menurutnya, anggota Tim SAR yang bertugas melakukan pencarian hanya empat orang karena 8 orang personil lainnya ditarik untuk mengikuti lomba di Denpasar. Bahkan menurutnya, perahu karet yang bisa digunakan untuk melakukan pencarian di tengah laut sudah diangkut.
 
"Kami sangat kecewa dengan pelayanan tim SAR. Kenapa pelayanannya seperti ini. Kok lebih mementingkan ikut lomba dari pada mencari korban," ucap Sugiantara kesal.
 
Pihak keluarga memandang, jika pencarian hanya dilakukan di bibir pantai cukup dilakukan oleh pihak keluarga, masyarakat dan pihak kepolisian. Tidak perlu ada tim SAR karena tim SAR diperlukan untuk melakukan pencarian di tengah laut. 
 
"Jika perlu tarik saja semua anggota tim SAR kalau pencarian hanya dilakukan di bibir pantai. Untuk apa ada tim SAR sementara pencarian di tengah laut tidak dilakukan," protesnya dengan nada marah.
 
Terkait keluhan pihak keluarga tersebut, Koordinator Pos SAR Jembrana, I Made Neksen dikonfirmasi membenarkan pencarian korban di hari ketiga hanya melibatkan empat orang personil karena personil lainnya telah ditarik untuk mengikuti lomba di Denpasar sesuai perintah pimpinan.
 
"Kami juga tidak mungkin melakukan pencarian di tengah laut dengan personil hanya empat orang," dalihnya.
 
Namun demikian, SAR menurutnya selalu siap bertugas jika diperlukan dan kapan saja diperlukan. Termasuk untuk pencarian korban tenggelam I Kadek Suartama.(BB).

TAGS :

Komentar