Gaduh Diganjal Duet Giri-Asa, Senior Partai Golkar Badung Gerah

google.com/image

Baliberkarya.com - Denpasar. Desas desus pemenangan Sudikerta Gubernur Bali "SGB" membuat panas jajaran dan elit Golkar di Badung gerah. Apalagi setelah dikabarkan akan diganjal duet Giri-Asa, sejumlah pentolan Golkar Badung pun angkat bicara. 

 

Salah satunya, A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra salah satu putra sesepuh Golkar Badung, Gusti Ketut Adhi Putra ikut menjawab isu hangat itu secara diplomatis. 

 

"Sejarah cukup untuk dikenang dan sangat tidak baik kalo terjadi pengulangan sejarah," jawab Gus Adi saat ditanya awak media soal kegaduhan Golkar Badung, Rabu (3/8/2016).

 

Bahkan Anggota DPR RI newcommer itu membantah persoalan kegaduhan yang terjadi di Golkar Badung tidak akan seperti saat Pilkada Badung waktu lalu. Politisi yang akrab disapa Amatra ini yakin Golkar Badung sudah solid dan bisa memenangkan SGB di Badung. 

 

"Setiap hati Kader Golkar pasti tetap teguh melaksanakan tugas partai dan ingat akan kewajiban sebagai seorang kader Partai," katanya.

 

Selain itu, soal pergerakan SGB di Badung malah dikatakan saat ini makin membumi. Apalagi survey Sudikerta Gubernur Bali sepertinya makin diatas angin karena sejak awal sangat dekat dengan rakyat. 

 

"Kita harus bumikan Sudikerta Gubernur Bali. Kalo survey nanti biar hasilnya bagus dan masyarakat semakin tahu Pak sudikerta calon Gubernur Bali. Oleh karena itu kita satukan langkah menyambut kebangkitan Partai Golkar menuju Kejayaan Partai Golkar," tegasnya.

 

Seperti diketahui, meregangnya soliditas internal Golkar Badung memang jadi salah satu ganjalan SGB Bali melaju kursi Gubernur Bali. Bahkan sejumlah sumber politisi menyebutkan kader Golkar Badung akan sulit pasang badan mendukung Sudikerta. 

 

Secara terpisah, Wakil Ketua Bidang Infokom, Wayan Puspanegara lemahnya gerakan SGB di Badung akibat diganjal duet Giri-Asa. Buktinya, saat digelar Musyawarah Kelurahan Partai Golkar se-Kecamatan Kuta juga langsung Deklarasi Dukung Sudikerta Gubernur Bali (SGB). 

 

Jadi menurutnya, start di permukaan bukanlah jaminan kemenangan, akan tetapi pergerakan SGB dibawah tanah telah menjalar selama ini di Badung bersamaan dengan digelarnya Mudes/Muslur Partai Golkar se-Kabupaten Badung secara simultan. 

 

"Intinya kita di Partai Golkar, seperti di Kecamatan Kuta siap memenangkan Sudikerta sebagai calon Gubernur Bali," sebut Mantan Ketua Baleg DPRD Badung itu.

 

Tidak hanya itu, lantaran Partai Golkar punya asas Panca Sukses Partai Golkar, dimana setelah konsolidasi  pasti diikuti oleh Gerakan Karya dan Kekaryaan yang dapat menjadi mendan momentum kekuatan SGB. 

 

"Memang expose yang konvensional tidak menjadi jaminan akan tetapi, kita  menunggu momentum yang tepat dan dalam politik ada pergerakan Undercover By yang kita lakukan, seperti munculnya pernyataan politik kader Golkar Kuta  memenangkan SGB," ujarnya.

 

Dikatakannya, Sudikerta punya modal politik yang besar dan sejauh ini lebih dekat dengan rakyat dibandingkan yang lain dan memang ada Giri-Asa. Tetapi sejauh ini trend Giri-Asa menurunkan Performanya. Apalagi jika kalah di Badung akan sangat memalukan bagi Sudikerta. 

 

"Memang modal kemenangan bukanlah hanya ucapan-ucapan retorik pengurus partai, akan tetapi kepercayaan publik pada kredibilitas figur menjadi titik dominan kemenangan," tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, setelah dikabarkan Golkar Badung kalah start dengan PDIP yang mengusung KBS (Koster Bali Satu), kini berembus gerakan Golkar Badung akan terganjal oleh duet Giri-Asa. Apalagi sampai sekarang, hubungan Ketua DPD Golkar Bali, Sudikerta dengan Mantan Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa tidak bisa mencair. 

 

Seperti diungkapkan Mantan Sekretaris DPD Golkar Bali, Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati yang memilih loncat pagar ke KBS membenarkan soal pembentukan relawan SGB itu juga akan terhadap oleh paket Giri-Asa yang juga ikut didukung Golkar Badung saat Pilbup Badung 2015 lalu. 

 

Apalagi saat Pilbup Badung, Ketut Suiasa yang dilengserkan dari Ketua DPD Golkar Badung oleh Muntra saat menjadi calon Wakil Bupati Badung, sehingga akan ada pergerakan di DPP menghadang Sudikerta. 

 

Disisi lain, Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Muntra menyatakan dalam politik tidak ada kalah menang dalam melakukan start untuk meraih tujuannya. Muntra juga yakin gerakan Golkar Badung tidak kalah dengan lawan politiknya nanti untuk memenangkan SGB. Apalagi soliditas partai sudah terwujud dari struktur DPD, struktur PK, PD dan Pokkar.(BB).


TAGS :

Komentar