Kelurahan Penatih Dinilai Tim Tingkat Provinsi Bali

Baliberkarya/ist

Baliberkarya.com-Denpasar. Penilaian dalam suatu lomba kelurahan tidak hanya sekedar mencari juara semata tetapi merupakan ajang evaluasi terhadap kreativitas, inovasi, aparat desa dan seluruh komponen masyarakatnya dalam proses memberikan pelayanan publik. Di mana saat ini kelurahan adalah wilayah yang masih terus-menerus mendapat perhatian secara khusus dan komprehensif.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat menerima Tim Penilaian Perlombaan Kelurahan Tingkat Prosvinsi Bali, Senin (20/6/2016) di Wantilan Desa Pekraman Penatih, Kecamatan Denpasar Timur.

Didampingi Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM Pemdes) Kota Denpasar I Made Mertajaya, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, Lurah Penatih Wayan Herman, Wakil Walikota Jaya Negara di hadapan ketua Tim Penilai Tingkat Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, mengatakan Penilaian Perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali menjadi sangat penting. “Karena perlombaan ini diharapkan akan memperkuat komitmen seluruh komponen dalam mensinergikan upaya mewujudkan efektifitas penyelenggaraan kelurahan dalam mendukung percepatan pembangunan yang berwawasan budaya,” ujarnya.

Program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar sebagian besar diarahkan dan bermuara di kelurahan dan pedesaan. Khususnya dalam kerangka meningkatkan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan pembangunan secara partisipatif, diopersionalkan melalui pendekatan program dan kegiatan yang di focuskan pada upaya pemantapan dan peningkatan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial dan lingkungan.

Oleh sebab itu keberhasilan pembangunan kelurahan, khususnya Kelurahan Penatih sangat ditentukan oleh adanya partisipasi dan peran aktif masyarakat yang pada kesempatan ini di buktikan bahwa masyarakat Kelurahan Penatih sebagai duta Kota Denpasar sangat antusias menyambut dan mempersiapkan kelurahannya dalam penilaian lomba kelurahan tingkat provinsi Bali ini.

Sementara Lurah Penatih Wayan Herman dalam paparannya menjelaskan, yang diunggulkan dalam lomba kelurahan ini peningkatan usaha kecil menengah (UKM) yang ada di kelurahan Penatih sehingga sesuai dengan visi dan misi, Penatih kreatif bernuansa budaya dalam keseimbangan.

Untuk mewujudkan itu pihaknya berusaha untuk menciptakan lingkungan yang bewawasan budaya disetiap wilayah di Penatih, dengan menampilkan inovasi dan potensi yang ada dalam sebuah kerajinan tangan yang memiliki ciri khas seperti, kerajinan tenun ikat (endek) patra, kerajinan pande besi jegog, kerajinan perak, kerajinan patung, kerajinan tedung, sampai dengan olahan makanan seperti kerupuk piduh yang sudah masuk pasaran lumayan besar di Bali. Selain UKM nya, bidang pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatannya juga ikut serta dalam peningkatan pembagunan di wilayah Kelurahan Penatih.

“Dan terkait dengan lomba ini paling tidak bisa berlanjut memotivasi setiap kepala wilayah desa atau lurah untuk memperbaiki semua record catatan yang ada walaupun sudah berjalan. Ia juga mengatakan, dalam lomba ini tidak ada persiapan khusus semua berjalan seperti apa adanya saja, dan bukan hasil yang kita kejar tapi motivasi sehingga semua lembaga - lembaga yang ada yang ikut serta dalam lomba ini ada peningkatan motivasi baik dari catatan maupun perencanaan,” ungkap Herman. (bb)


TAGS :

Komentar