Ternyata, Kemampuan Anak Bergantung Pada Kualitas Guru

Baliberkarya.com - Nasional. Sekolah yang berkualitas tidak hanya ditentukan dengan kurikulum yang dijalankan tapi yang terpenting adalah kualitas para guru. 

Inilah yang membedakan satu sekolah dari yang lain. Guru yang baik memiliki beberapa kriteria penting yaitu memiliki kemampuan untuk menangani, memahami dan memotivasi siswa.

Topik ini didiskusikan dalam Media Workshop What Great Teachers Do Differently di Australian Independent School (AIS) Kemang. Perbedaan antara guru yang lebih efektif dan guru yang kurang efektif bukan pada apa yang mereka ketahui, melainkan pada apa yang mereka lakukan. 

Guru yang baik bisa menciptakan suasana positif di dalam kelas. Mereka memahami pentingnya apresiasi bagi siswa dan cara menangani setiap siswa sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang ada pada tiap individu.

Para guru ini juga memiliki kemampuan untuk merespon, bukan bereaksi terhadap perilaku siswa yang kurang baik tanpa memperburuk situasi. Guru yang baik menetapkan harapan tinggi untuk siswa mereka dan harapan yang lebih tinggi untuk diri mereka sendiri.

John Anthony Milliss, Kepala Sekolah AIS Bali menyatakan menjadi seorang pendidik selama lebih dari 20 tahun membuatnya menyadari bahwa anak-anak membutuhkan keterampilan di 4 area untuk menghadapi masa depan, yaitu pemikiran yang kritis, komunikasi yang baik, kemampuan kolaborasi dan kreativitas. Siswa perlu disiapkan agar memiliki kemampuan menyelesaikan masalah, berjiwa pemimpin dan terampil dalam mengeksplorasi ide-ide baru.

Brenton Hall, Kepalah Sekolah AIS Indonesia, baru -baru ini menyatakan memiliki guru yang berkualitas tinggi merupakan hal yang sangat penting di setiap sekolah. Ketika orang tua menitipkan anaknya kepadanya maka dirinya memiliki tanggung jawab memotivasi dan mendukung siswa untuk menemukan minat dan bakatnya masing-masing. 

Di AIS, pihak menghargai kepercayaan yang diberikan dengan terus meningkatkan kulitas guru pengajar. Seluruh guru di AIS tidak hanya mempunyai keterampilan mengajar tapi juga keterampilan memahami dan menangani individu (people skills).

Keterampilan ini ditingkatkan melalui berbagai workshop yang dipimpin oleh pakar pendidikan dari Indonesia dan luar negeri, termasuk mengadakan pembinaan tahunan pada Konferensi Guru AIS. 

Topik dalam workshop dan konferensi sangat membantu para guru untuk memberikan metode pengajaran yang terbaik bagi para siswa juga senantiasa memberikan wawasan baru terhadap ilmu pendidikan yang seiring dengan perkembangan jaman. (BB/inilah).


TAGS :

Komentar