Akhirnya, Google VR Bakal Dipasarkan Akhir 2016

Baliberkarya.com. Nasional-Di ajang Google I/O 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 18-20 Mei 2016 di California, Google memperkenalkan beberapa produk, update dan layanan terbarunya. Salah satunya adalah Daydream. 
 
Daydream terintegrasi dalam sistem operasi Android N (dikenal sebagai 'VR Mode') yang menghubungkan pengguna dengan seluruh ekosistem untuk bermain game dan menikmati berbagai konten visual VR.
 
Selain membuat konten dan aplikasi VR sendiri, Google juga sudah menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan media besar, seperti The New York Times, HBO, Netflix, Ubisoft, dan Electronic Arts untuk ikut mengembangkan konten-konten di Daydream.
 
Sebuah kabar terbaru yang dirilis dari Phone Arena, Google ternyata memiliki strategis bisnis jangka panjang dengan menggarap Daydream.
 
Salah satu upaya komersial yang kali ini dilakukannya adalah memperluas rencana untuk Daydream dengan menggarap hardware Daydream.
 
Kemarin Google mengumumkan sejumlah produsen ponsel yang akan merilis handset berbasis platform Daydream, serta menjelaskan bahwa hal itu akan memungkinkan Daydream bisa dijalankan ke banyak model smartphone atau tablet.
 
Namun, selain mengkomersilkan Daydream ke vendor smartphone lain, ternyata Google berencana untuk menggarap headset sendiri yang kompatibel dengan Daydream.
 
Menurut keterangan dari beberapa team developer di Daydream, Google mengatakan bahwa paling cepat headset Google VR yang menjalankan Daydream itu terwujud pada bulan November 2016. Namun, sejauh ini mereka belum memberikan ekspektasi harga perangkat tersebut. (BB/Inilah).

TAGS :

Komentar