Ekspor Patung Bali Meningkat 12,76 %

Baliberkarya.com. Bali mengekspor patung dan aneka jenis cinderamata berbahan baku kayu hasil kreativitas seniman dan perajin setempat sebesar 4,508 juta dolar AS selama bulan Maret 2016, meningkat 12,76 persen dibanding bulan sebelumnya (Februari 2016) tercatat 3,998 juta dolar AS.
 
"Perolehan itu dibandingan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya merosot 20,76 persen, karena bulan Maret 2015 mengantongi sebesar 5,69 juta dolar AS," kata Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Nyoman Subadri di Denpasar, Minggu.
 
Ia mengatakan, aneka jenis patung dan cinderamata dari bahan baku kayu itu memberikan andil sebesar 9,50 persen dari total nilai ekspor Bali sebesar 47,447 juta dolar AS selama bulan Maret 2016, meningkat 17,64 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat 40,33 juta dolar AS.
 
Aneka jenis patung dan cinderamata berbahan baku kayu hasil kreativitas seniman dan perajin Pulau Dewata paling banyak menembus pasaran Amerika Serikat 21,95 persen, menyusul Prancis 8,54 persen, Jepang 3,40 persen, Australia 5,15 persen, China 0,66 persen dan Singapura 1,55 persen.
 
Selain itu juga menembus pasaran Prancis 8,54 persen, Hong Kong 0,25 persen, Spanyol 7,28 persen, Jerman 5,34 persen, Italia 3,73 persen dan 42,16 persen sisanya menembus berbagai negara lainnya.
 
Nyoman Subadri menambahkan, kerajinan patung yang menembus pasaran luar negeri itu sebagian besar digeluti perajin dan seniman di daerah pedesaan gudang seni Kabupaten Gianyar.
 
Sejumlah desa lainnya di Kabupaten Badung, Klungkung dan Tabanan juga mulai mengembangkan kerajinan patung atau kerajinan berbahan baku dari kayu, namun belum berhasil menembus pasaran ekspor, masih berorientasi pasaran lokal.
 
Pengiriman matadagangan bernilai seni itu lewat sejumlah pelabuhan laut di Indonesia, karena pelabuhan Benoa, Bali hanya mampu menangani 46,71 persen. Sedangkan 53,29 persen sisanya melalui pelabuhan di Jawa timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta, ujar Nyoman Subadri. (bb/ant)

TAGS :

Komentar