Generasi Muda Lintas Agama Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan

Baliberkarya
Baliberkarya.com- Kerukunan di tengah keanekaragaman budaya merupakan aset dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Sebab kerukunan merupakan salah satu pilar penting dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 
 
Tanpa terwujudnya kerukunan di antara berbagai suku, agama, ras dan antargolongan bangsa Indonesia akan mudah terancam oleh isu perpecahan dan akibat akan menhancurkan bangsa Indonesia.
 
Hal ini pulalah yang mendorong Forum Generasi Muda Lintas Agama (FORGIMALA) Provinsi Bali, Sabtu (7/5/2016) menggelar kegiatan Team Character Building bertempat di  The Silla's Agrotourism, Bedugul - Tabanan. 
 
Kegiatan ini merupakan program kerja dari FORGIMALA yang untuk kali pertama dilaksanakan semenjak dikukuhkan pada 22 Desember 2015 yang lalu. Disamping itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat saling menghormati perbedan dan tetap mengedepankan keharmanisan  demi terciptanya kerukunan antar umat beragama. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Team Character Building FORGIMALA Provinsi Bali, Dwi Kangge dalam 
 
"Acara ini merupakan kegiatan pertama FORGIMALA, tujuan dari kegiatan ini untuk saling mengenalkan, mengakrabkan interen FORGIMALA. Semoga kegiatan ini dapat bermanpaat bagi masyarakat terutama di intern FORGIMALA. Dan yang lebih penting mari kita jaga kerukunan antar umat beragama terutama di Provinsi Bali yang telah terjaga dengan baik ini," ungkap Dwi.
 
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali Dewa Gede Ngurah Swasta dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan Team Character Building mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan tersebut . Menurutnya, kegiatan yang mengambil tema "Tak Kenal Maka Tak Rukun" tersebut sangat tepat dilaksanakan mengingat kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat terutama di intern FORGIMALA. Dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut, diharapkan mampu membuat masyarakat menyadari pentingnya menjaga kedamaian , persaudaraan dan meminimalisir  perpecahan.
 
"Acara ini sangat tepat, utamakan di dalam diri (FORGIMALA-red) terlebih dahulu. Setelah dalam diri, baru nanti ajak yang lainnya untuk saling rukun antar umat beragama," tegas Dewa Gede Ngurah Swasta.
 
Lebih lanjut, Ngurah Swasta meminta kepada generasi muda untuk menjadi generasi yang bermanfaat dan menjadi contoh kerukunan bagi masyarakat.
"FORGIMALA harus menjadi contoh, kalau memberi contoh gampang namun menjadi contoh itu yang lebih sulit. Meski sulit, tapi bisa untuk menjadi contoh,"ungkapnya.
 
Kegiatan Team Character Building sendiri dilaksanakan dari tanggal 7-8 Mei 2016. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bali AA Gede Geriya , perwakilan Kesbangpol, perwakilan Kanwil Kementrian Agama, Ketua Perempuan Lintas Agama Provinsi Bali, perwakilan dari masing-masing majelis agama dan MUDP.(bb)

TAGS :

Komentar